WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

What does the Bible say about war? (A miss understanding about “You shall not kill,”Christian’s perspective)


These articles are good for you when you debate the Christians who claim that our Prophet SAW is a Prophet of war. Teaches the followers to go to war and they will say Christianity is a peaceful loving “Prohibit of killing” regardless.


Question: “What does the Bible say about war?” (from christian’s perspective)

Source : http://www.gotquestions.org/war-Bible.html

Answer:

Many people make the mistake of reading what the Bible says in Exodus 20:13, “You shall not kill,” and then seeking to apply this command to war. However, the Hebrew word literally means “the intentional, premeditated killing of another person with malice; murder.” God often ordered the Israelites to go to war with other nations (1 Samuel 15:3; Joshua 4:13). God ordered the death penalty for numerous crimes (Exodus 21:12, 15; 22:19; Leviticus 20:11). So, God is not against killing in all circumstances, but only murder. War is never a good thing, but sometimes it is a necessary thing. In a world filled with sinful people (Romans 3:10-18), war is inevitable. Sometimes the only way to keep sinful people from doing great harm to the innocent is by going to war.

In the Old Testament, God ordered the Israelites to “take vengeance on the Midianites for the Israelites” (Numbers 31:2). Deuteronomy 20:16-17 declares, “However, in the cities of the nations the LORD your God is giving you as an inheritance, do not leave alive anything that breathes. Completely destroy them…as the LORD your God has commanded you.” Also, 1 Samuel 15:18 says, “Go and completely destroy those wicked people, the Amalekites; make war on them until you have wiped them out.” Obviously God is not against all war. Jesus is always in perfect agreement with the Father (John 10:30), so we cannot argue that war was only God’s will in the Old Testament. God does not change (Malachi 3:6; James 1:17).

Jesus’ second coming will be exceedingly violent. Revelation 19:11-21 describes the ultimate war with Christ, the conquering commander who judges and makes war “with justice” (v. 11). It’s going to be bloody (v. 13) and gory. The birds will eat the flesh of all those who oppose Him (v. 17-18). He has no compassion upon His enemies, whom He will conquer completely and consign to a “fiery lake of burning sulfur” (v. 20).

It is an error to say that God never supports a war. Jesus is not a pacifist. In a world filled with evil people, sometimes war is necessary to prevent even greater evil. If Hitler had not been defeated by World War II, how many more millions would have been killed? If the American Civil War had not been fought, how much longer would African-Americans have had to suffer as slaves?

War is a terrible thing. Some wars are more “just” than others, but war is always the result of sin (Romans 3:10-18). At the same time, Ecclesiastes 3:8 declares, “There is…a time to love and a time to hate, a time for war and a time for peace.” In a world filled with sin, hatred, and evil (Romans 3:10-18), war is inevitable. Christians should not desire war, but neither are Christians to oppose the government God has placed in authority over them (Romans 13:1-4; 1 Peter 2:17). The most important thing we can be doing in a time of war is to be praying for godly wisdom for our leaders, praying for the safety of our military, praying for quick resolution to conflicts, and praying for a minimum of casualties among civilians on both sides (Philippians 4:6-7).


In bahasa Indonesia

Pertanyaan: “Apa yang Alkitab katakan tentang perang”

Jawaban:

Banyak orang membuat kesalahan dengan membaca apa yang Alkitab katakan dalam Keluaran 20:13, “Jangan membunuh,” dan kemudian berusaha menerapkan perintah ini untuk perang. Namun, kata Ibrani secara harfiah berarti “disengaja, pembunuhan berencana terhadap orang lain dengan niat jahat; . PembunuhanAllah sering memerintahkan orang Israel untuk berperang dengan negara lain (1 Samuel 15: 3; Yosua 4:13). Allah memerintahkan hukuman mati untuk berbagai kejahatan (Keluaran 21:12, 15; 22:19; Imamat 20:11). Jadi, Allah tidak menentang pembunuhan dalam segala situasi, tapi hanya pembunuhan. Perang tidak pernah merupakan hal yang baik, tapi kadang-kadang itu adalah hal yang diperlukan. Di dunia yang penuh dengan orang-orang berdosa (Roma 3: 10-18), perang tidak bisa dihindari. Kadang-kadang satu-satunya cara untuk menjaga orang-orang berdosa dari melakukan kerusakan besar untuk orang yang tidak bersalah adalah dengan pergi ke perang.

Dalam Perjanjian Lama, Allah memerintahkan Israel untuk “membalas dendam pada orang Midian untuk Israel” (Bilangan 31: 2). Ulangan 20: 16-17 menyatakan, “Namun, di kota-kota bangsa-bangsa TUHAN, Allahmu, kepadamu sebagai milik pusaka, tidak meninggalkan sesuatu hidup yang bernafas. Benar-benar menghancurkan mereka … sebagai TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau “Juga, 1 Samuel 15:18 mengatakan,” Pergi dan hancurkan orang-orang jahat, orang Amalek.; buat perang pada mereka sampai Anda telah memusnahkannya. “Jelas Allah tidak menentang peperangan. Yesus selalu dalam perjanjian sempurna dengan Bapa (Yohanes 10:30), jadi kita tidak bisa membantah bahwa perang hanya kehendak Allah dalam Perjanjian Lama. Tuhan tidak berubah (Maleakhi 3: 6; Yakobus 1:17).

Kedatangan kedua Yesus akan melibatkan kekerasan. Wahyu 19: 11-21 menggambarkan perang utama dengan Kristus, komandan menaklukkan yang menghakimi dan berperang “dengan keadilan” (ayat 11).. Ini akan menjadi pembantaian (v. 13) dan pertumpahan darah. Burung-burung akan memakan daging semua orang yang menentang-Nya (ay. 17-18). Tuhan tidak memiliki belas kasihan atas musuh-Nya, yang akan dia menaklukkan sepenuhnya menaklukkan membuang mereka hidup-hidup ke dalam “lautan api yang bernyala-nyala dengan belerang”.  (ay. 20).

Adalah suratu kesalahan untuk mengatakan bahwa Allah tidak pernah mendukung perang. Yesus bukan pasifis. Dalam dunia yang penuh dengan orang-orang jahat, kadang-kadang perang diperlukan untuk mencegah kejahatan yang lebih besar. Jika Hitler tidak pernah dikalahkan dalam Perang Dunia II, berapa banyak jutaan akan dibunuh? Jika Perang Saudara Amerika tidak pernah terjadi, berapa lama lagi akan orang Afrika-Amerika harus menderita sebagai budak?

Perang adalah hal yang mengerikan. Beberapa perang tidak dapat dihindari, tetapi perang selalu merupakan hasil dari dosa (Roma 3: 10-18). Pada saat yang sama, Pengkhotbah 3: 8 menyatakan, “Ada … waktu untuk mencintai dan waktu untuk membenci, waktu untuk perang, ada waktu untuk damai.” Dalam dunia yang penuh dengan dosa, kebencian, dan kejahatan (Roma 3 : 10-18), perang tidak bisa dihindari. Para Kristen seharusnya tidak menginginkan perang, tapi para Kristen juga tidak akan bisa menentang perintah Allah atas mereka (Roma 13: 1-4; 1 Petrus 2:17). Hal yang paling penting yang dapat kita lakukan dalam waktu perang akan berdoa untuk hikmat ilahi bagi para pemimpin kita, berdoa untuk keselamatan militer kita, berdoa untuk resolusi cepat untuk konflik, dan berdoa untuk minimal korban di kalangan warga sipil di kedua sisi (Filipi 4: 6-7).


From Other Christian’s website

 http://www.whatchristianswanttoknow.com/is-it-biblical-to-go-to-war/

Is It Biblical To Go To War?

Conclusion

We can see that sometimes war is necessary and when a burglar breaks into our homes and threatens our family’s lives, we have every right to defend ourselves.  Going to war to defend a nation is no different.  There are presently many thousands of Christians who are engaged in war, and countless millions have been throughout this nation’s history.  They are not breaking any laws in the Bible.  In fact, they are taking up their sword and defending their sovereign nation to preserve our freedoms and one of those precious freedoms that many nations do not have even today is that of religious freedom.  Untold millions have died to preserve this freedom and these heroes and heroines are the reason today that we have freedom of worship and freedom not to worship – but only because God’s servants are able to brandish the sword to protect freedom of religion and to preserve life, liberty, and the pursuit of happiness.

Kesimpulan
Kita bisa melihat bahwa kadang-kadang perang diperlukan dan ketika pencuri menerobos masuk ke dalam rumah kita dan mengancam kehidupan keluarga kita, kita punya hak untuk membela diri. Begitu juga pergi berperang untuk membela negara.. Ada ribuan orang Kristen yang terlibat dalam perang, dan tak terhitung banyaknya sepanjang sejarah bangsa ini. Mereka tidak melanggar hukum di dalam Alkitab. Bahkan, mereka mengambil pedang untukmembela negara berdaulat mereka untuk melestarikan kebebasan kita dan kebebasan beragama yang tidak semua bangsa memilikinya.  Jutaan pahlawan tak dikenal meninggal untuk melestarikan kebebasan ini dan para pahlawan ini lah yang membuat kita memiliki kebebasan beribadah dan kebebasan untuk tidak menyembah tuhan manapun.- tetapi hanya karena hamba-hamba Allah yang mampu mengayunkan pedang untuk melindungi kebebasan beragama dan untuk mempertahankan hidup, kebebasan, dan mengejar kebahagiaan


What the  Christian Missionaries trying to do is to DOWNGRADE Islam, Al-Qur’an and Prophet Muhammad SAW and they will try to UPGRADE Christianity with their own Bible. They use the word WAR from Al-Qur’an and the life of Prophet SAW to show people how violent Islam is. But do they know the war commands from GOD exist in the Old Testament? Do they know that many Christians also SUPPORT WAR for DEFENSE? Do they know that WARS in time of the Prophet Muhammad SAW mostly DEFENDING his country, towns, ummah from the attacks? Now you can see DOUBLE STANDARD in their Judgement.

Apa yang selalu dicoba para Missionaris Ktisten adalah MENJATUHKAN nilai Islam, Al-Qur’an dan Nabi kita SAW sementara mereka mencoba untuk MENAIKKAN nilai ajaran Kristen dengan Al-Kitab mereka. Salah satu senjata mereka adalah kata PERANG yang mereka ambil dari Al-Qur’an dan kehidupan Nabi Muhammad SAW untuk menunjukkan bagimana Islam mengajarkan para KEKERASAN. Tapi apakah mereka tahu bahwa PERINTAH PERANG tidak terhitung banyaknya di Al-Kitab mereka? Tidakkan mereka tahu bahwa para Kristen juga MENDUKUNG PEPERANGAN untuk MEMBELA DIRI? Tidakkah mereka tahu bahwa PERANG masa Rasulullah SAW adalah semata-mata pembelaan terhadap negara, dan ummah dari serangan-serangan? Disini kita bisa melihat “DOUBLE STANDARD”(Standard Ganda) dalam penilaian.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: