WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

Part 11-Menjawab tuduhan redaksipetang.blogspot.co.id (Pemindahan kiblat)

Original link: http://redaksipetang.blogspot.co.id/2016/07/alasan-kyai-haji-saifuddin-ibrahim-dari.html


“redaksipetang.blogspot.co.id” melanjutkan:

Kiblat sembayang berpindah dari kota suci Yerusalem ke kota Mekkah, setelah orang Yahudi menolak kenabian Muhammad (S 2:144 & 27:91)

Sayang sekali bapak-bapak missionaris belum belajar sejarah pemindahan KIBLAT dari biografi Nabi Muhamamd SAW dan ayat Al-Qur’an. Tidak pernah ditemukan keterangan bahwa Pemindahan KIBLAT dilakukan karena para Yahudi menolak kenabian.
Dari Al-Qur’an surat: 2:144
قَدْ نَرَىٰ تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ ۖ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا ۚ فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ۚ وَحَيْثُ مَا كُنتُمْ فَوَلُّوا وُجُوهَكُمْ شَطْرَهُ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ لَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِن رَّبِّهِمْ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا يَعْمَلُونَ
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Dalam Ayat ini kami diinformasikan bahwa para Para Yahudi dan Nasrani sebenarnya mengetahui bahwa berpaling kiblat menghadap Masjidil Haram adalah benar pewahyuan dari Allah SWT. Itu karena mereka sudah dapatkan tanda-tanda nabi terakhir yang akan turun di kitab mereka.
Apakah pemindahan kiblat dikarenakan mereka menolak keNabian Muhammad SAW? Silahkan lihat pembahasan dibawah ini.
Apa Alasan dari pemindahan KIBLAT? Surat 2: 143
وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّن يَنقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِن كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَّحِيمٌ
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
TETAP tidak ada sama sekali diterangkan bahwa pemindahan kiblat dikarenakan para Yahudi menolak kenabian Nabi SAW.
Kisah pemindahan KIBLAT dari TAFSIR Ibn Katsir. Tafsir surat 2:144:
Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan, dari Ibnu Abbas, katanya, “Masalah yang pertama kali dinasakh (dihapus hukumnya) di dalam al-Qur’an adalah masalah kiblat. Hal itu terjadi ketika Rasulullah hijrah ke Madinah. Pada waktu itu mayoritas penduduknya adalah Yahudi. Maka Allah Ta’ala memerintahkan untuk menghadap ke Baitul Maqdis. Orang-orang Yahudi pun merasa senang Rasulullah menghadap ke Baitul Maqdis sekitar belasan bulan, padahal beliau sendiri lebih menyukai (untuk menghadap ke) kiblat Ibrahim. Karena itu, beliau berdoa memohon kepada Allah sambil menengadahkan wajahnya ke langit, maka Allah Ta’ala pun menurunkan ayat:  (“Sungguh Kami [sering] melihat wajahmu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkanmu ke kiblat yang engkau sukai. Palingkanlah wajahmu ke arah Masjidilharam. Dan di mana saja kamu berada, Palingkanlah wajahmu ke arahnya.”)

Stop!. Dari sini dijelaskan bahwa pemicu perpindahan KIBLAT adalah karena Allah SWT mendengar kata hati Nabi-Nya bahwa beliau lebih menghendaki berkiblat ke Masjidil Haram karena juga merupakan kiblat Nabi Ibrahim A.S. Bukan karena para yahudi tidak mau mengakui kenabian Muhammad SAW.

Dalam Tafsir ath-Thabariy dijelaskan bahawa ketika Rasulullah ﷺ. berhijrah ke Madinah, sementara kebanyakan penduduknya adalah Yahudi, maka Allah سبحانه وتعالى telah memerintah Baginda ﷺ menghadap Baitul Muqaddis (sebagai kiblat).

Orang-orang Yahudi merasa gembira kerana Baitul Muqaddis merupakan kiblat mereka. Selama berkiblat ke Baitul Muqaddis ini orang-orang Yahudi selalu mencaci maki Rasulullah ﷺ. Mereka berkata: “Muhammad menyanggah agama kita tetapi berkiblat kepada kiblat kita!” Dan masih banyak lagi kutukan dan pelecehan mereka yang lain.

Umat Islam telah diduga dengan berbagai-bagai tohmahan dan ujian. Para Sahabat telah mengadu kepada Rasulullah ﷺ dan Baginda ﷺ menyuruh mereka agar terus bersabar dengan ujian itu sehinggalah ada perintah baru dari Allah سبحانه وتعالى.

Sikap orang-orang Yahudi tersebut membuat Nabi Muhammad ﷺ tidak senang, dan setiap hari Baginda ﷺ berdoa menengadahkan wajah mulianya ke langit dalam keadaan rindu agar Allah سبحانه وتعالى menurunkan wahyu dipindahkan kiblat.

Allah سبحانه وتعالى Maha Mengetahui dan Maha Mendengar tentang apa yang berlaku pada ketika itu dan Allah سبحانه وتعالى telah mewahyukan agar Baginda ﷺ mengadap ke Baitullah Kaabah.

Silahkan dicari beberapa biografi Nabi Muhammad SAW atau hadith-hadith terpercaya. Tidak satupun keterangan yang menunjukkan bahwa pemindahan KIBLAT dikarenakan para Yahudi menolak keNabian Muhammad SAW. Jadi jelas ini satu dari FINAH para missionaris.


 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: