WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

Part 12-Menjawab tuduhan redaksipetang.blogspot.co.id (Nabi menghalalkan pembunuhan-Perintah perang di Al-Kitab)

Original link: http://redaksipetang.blogspot.co.id/2016/07/alasan-kyai-haji-saifuddin-ibrahim-dari.html


“redaksipetang.blogspot.co.id” melanjutkan:

Kitab Suci sebelumnya mengajar ”Kasihilah sesamamu manusia” (Im 19:18, Mat 5:44), namun ”nabi terakhir” mengajar ”perangilah musuh Allah dan rasul-Nya (Muhammad) (S 2:190-191, 9:5, 123; 47:4 dll.) bahkan menghalalkan membunuh orang Yahudi dan Kristen yang adalah Umat Perjanjian-Nya (S 9:29)

Bapak-bapak missionaris seakan mengatakan tidak ada satu ajaran kebaikanpun didalam Islam.
Saya recommend untuk buka web ini.

Mari kita bahas ketidak pahaman anda terhadap ayat-ayat yang anda ajukan.


Anda menuliskan: ”perangilah musuh Allah dan rasul-Nya (Muhammad) (S 2:190-191, 9:5, 123; 47:4 dll.)


Kenapa para missionaris begitu sensitif dengan kata PERANGI MUSUH ALLAH DAN RASULNYA kalau di Al-Kitab anda sendiri tidak tehitung PERINTAH PERANG UNTUK PARA NABI DAN RASUL DARI ALLAH SWT?

Dibawah ini Perintah Allah di dalam Perjanjian Lama pada Nabi Musa A.S untuk berperang.  http://www.sabda.org/sabdaweb/bible/chapter/?b=4&c=31

Kitab BILANGAN: 31:6 Lalu Musa menyuruh mereka untuk berperang, seribu orang dari tiap-tiap suku, bersama-sama dengan Pinehas, h anak imam Eleazar, untuk berperang, dengan membawa perkakas tempat kudus i dan nafiri-nafiri j pemberi tanda semboyan. 31:7Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, k lalu membunuh semua laki-laki mereka. l31:8 Selain dari orang-orang yang mati terbunuh itu, merekapun membunuh juga raja-raja Midian, yakni Ewi, Rekem, Zur, Hur dan Reba, m kelima raja Midian, n juga Bileam bin Beor o dibunuh mereka dengan pedang. p31:9Kemudian Israel menawan perempuan-perempuan q Midian dan anak-anak mereka; juga segala hewan, segala ternak dan segenapkekayaan mereka dijarah.

Bagaimana dengan Nabi Daud A.S yang diperintahkan oleh Tuhannya untuk berperang? Bukankah Daud juga seorang Nabi?  http://www.wordplanet.org/id/13/18.htm#0

1 Tawarikh

1 Beberapa waktu kemudian Raja Daud menyerang dan mengalahkan orang Filistin serta merebut kota Gad bersama desa-desa di sekitarnya. 2 Daud juga mengalahkan orang Moab sehingga mereka takluk dan membayar upeti kepadanya. 3 Kemudian Daud mengalahkan Hadadezer, raja di Zoba dekat wilayah Hamat di negeri Siria. Pada waktu itu Hadadezer sedang dalam perjalanan untuk menguasai wilayah dekat hulu Sungai Efrat. 4 Daud merebut 1.000 kereta perang, dan menawan 7.000 orang tentara berkuda serta 20.000 orang tentara berjalan kaki. Ia melumpuhkan semua kuda, kecuali sebagian, cukup untuk 100 kereta perang. 5 Orang Siria dari Damsyik mengirim tentara untuk menolong Raja Hadadezer, tapi Daud mengalahkan mereka dan menewaskan 22.000 orang. 6 Kemudian ia mendirikan perkemahan-perkemahan militer dalam wilayah mereka dan mereka takluk serta membayar upeti kepadanya. TUHAN memberikan kemenangan kepada Daud di mana pun ia berperang. 7 Tameng-tameng emas yang dipakai oleh tentara Hadadezer dirampas oleh Daud dan dibawa ke Yerusalem. 8 Selain itu Daud juga mengambil banyak sekali perunggu dari Tibhat dan Kun, kota-kota yang dahulu dikuasai oleh Hadadezer. (Di kemudian hari perunggu-perunggu itu dipakai oleh Salomo untuk membuat bejana, serta tiang-tiang dan perkakas ibadat di Rumah TUHAN.)

NABI MUSA A.S, NABI DAUD A.S DAN NABI MUHAMMAD SAW DIPERITAHKAN ALLAH SWT UNTUK MEMERANGI MUSUH-MUSUH ALLAH.

Anda tidak bisa menyamakan Perjanjian Baru dengan situasi kehidupan Nabi Muhammad SAW. Peperangan yang terjadi dijaman beliau lebih banyak bersifat PERTAHANAN selain motif lain untuk melaksanakan PERINTAH ALLAH memerangi kaum penyembah berhala dan mereka yang memerangi agama Allah SWT. Itu terjadi juga pada Nabi Musa A.S dan Nabi Daud A.S. Apakah anda menyemakan situasi kehidupan Yesus A.S dengan kedua Nabi itu?

Anda mengatakan “Kitab Suci sebelumnya mengajar ”Kasihilah sesamamu manusia” (Im 19:18, Mat 5:44),

Didalam Al-Qur’anpun ratusan ajaran mencintai sesama dan berbuat kebaikan, tapi ayat-ayat yang anda ajukan dari Al-Qur’an adalah dalam SKALA PEPERANGAN. Tidak sama sekali SEBANDING dengan (Im 19:18, Mat 5:44) yang berisi AJARAN MIKRO dan sama sekali tidak berhubungan dengan suasana perang. Anda sama sekali tidak paham akan makna dan sebab musabab ayat-ayat iru turun.

Ketika berdebat dengan para pendeta, mereka semata-mata bicara tentang kasih sayang. “Kami diajarkan untuk tidak membunuh”. Saya tanyakan: “Dalam keadaan apapun?” “Ya. dalam keadaan apapun.” Bagaimana kalau ada pencuri masuk rumah dan mengancam nyawa keluarga anda?” Para pendeta bingung. “Bagaimana kalau Hitler dan tentaranya memasuki kawasan anda?” Para pendeta bingung.

Para missionaris mempermasalahkan perintah PERANG TERHADAP MUSUH ALLAH di AL-QUR’AN tetapi menutup mata terhadap PERINTAH PERANG TERHADAP MUSUH ALLAH DI AL-KITAB. Beberapa penganut Kristen bahkan MENDUKUNG PEPERANGAN UNTUK PEMBELAAN. Bukankah Nabi Muhammad SAW banyak berperang untuk membela negaranya?

Tidak semua para Kristen bingung menjawab pertanyaan seperti itu.Beberapa dari mereka bahkan menafsirkan  Exodus 20:13, “You shall not kill,” TIDAK DIPERUNTUKKAN DALAM SUASANA PERANG. Mereka menafsirkan secara harfiah kalimat itu berarti :“Pembunuhan berencana terhadap orang lain dengan niat jahat.” 

Silahkan baca artikel —Question: “What does the Bible say about war?” Dari website Kristen atau ini dari blog saya: https://wedefendislam.wordpress.com/2016/07/17/what-does-the-bible-say-about-war/

Answer: Many people make the mistake of reading what the Bible says in Exodus 20:13, “You shall not kill,” and then seeking to apply this command to war. However, the Hebrew word literally means “the intentional, premeditated killing of another person with malice; murder.” God often ordered the Israelites to go to war with other nations (1 Samuel 15:3; Joshua 4:13). God ordered the death penalty for numerous crimes (Exodus 21:12, 15; 22:19; Leviticus 20:11). So, God is not against killing in all circumstances, but only murder. War is never a good thing, but sometimes it is a necessary thing. In a world filled with sinful people (Romans 3:10-18), war is inevitable. Sometimes the only way to keep sinful people from doing great harm to the innocent is by going to war.

Website diatas punya terjemahan dalam bahasa Indonesia.

http://www.gotquestions.org/Indonesia/peperangan-dalam-Alkitab.html

PARA KRISTEN MENDUKUNG PEPERANGAN UNTUK PEMBELAAN TERHADAP SESUATU, DAN ITU TIDAK MELANGGAR PERATURAN AL-KITAB.

http://www.whatchristianswanttoknow.com/is-it-biblical-to-go-to-war/

We can see that sometimes war is necessary and when a burglar breaks into our homes and threatens our family’s lives, we have every right to defend ourselves.  Going to war to defend a nation is no different.  There are presently many thousands of Christians who are engaged in war, and countless millions have been throughout this nation’s history.  They are not breaking any laws in the Bible.

Para pendeta kerap mengajukan kalimat “thou shalt not kill” dari Exodus 20:13 untuk membandingkan ajaran Kristen dengan Nabi Muhammad SAW  yang mereka dakwa suka Perang. Banyak mereka tidak tahu bahwa di Bible NKJV (New King James Version) dikatakan “You shall not murder.” NOT ALL KILLING IS MURDER.

Website Kristen:http://www.biblestudy.org/question/what-does-thou-shall-not-kill-mean.html

According to the Bible not all killing is murder. Murder is the unlawful taking of a human life. The command not to murder applies to human beings and not to animals. God gave animals to mankind for his use (Genesis 1:26-30; 9:1-4). But, this does not mean that humans have the right mistreat animals and the environment (Genesis 2:15; Deuteronomy 22:6-7; 25:4; Proverbs 12:10).

Under the Old Covenant ancient Israelites were allowed to kill other humans under very special circumstances such as punishment for certain sins, for example, murder (Exodus 21:12-14, Leviticus 24:17, 21) and adultery (Leviticus 20:10, Deuteronomy 22:22-24). God also allowed the Israelites to engage in warfare and even gave them instructions about waging war (Deuteronomy 20:1-20). God also recognized that humans might accidentally kill each other, and he made provisions for this (Numbers 35:9-34; Deuteronomy 19:1-13).

Website Kristenhttps://carm.org/should-christian-go-war

The Bible teaches that we have the right to self defense, Exodus 22:2: “If the thief is caught while breaking in, and is struck so that he dies, there will be no blood guiltiness on his account.” The Bible also tells us to protect the innocent, Deut. 19:10, “So innocent blood will not be shed in the midst of your land which the Lord your God gives you as an inheritance, and blood guiltiness be on you.” Also, see “Fathers shall not be put to death for their sons, nor shall sons be put to death for their fathers; everyone shall be put to death for his own sin,” (Deut. 24:16). If we were to apply these principles to war, I would conclude that war is justifiable when it is in self defense and/or when it is to protect the innocent. Therefore, a Christian could rightfully engage in war given those conditions.

Website Kristen: http://www.oocities.org/tangkereid/perang.html

Benarkah orang Kristen tidak dibenarkan berperang?

Semua orang umunnya sependapat bahwa orang diijinkan  membela diri terhadap penyerangnya atau jika ada nasib orang lain yang terancam dan tak ada jalan keluar. Namun “ijin”  membela diri akan membuka beberapa kemungkinan pintu penafsiran: apa yang disebut membela diri? Di mana orang harus membela diri? Di pintu rumah anda? Bagaimana jika istri tetangga anda disiksa hingga mati di depan mata anda, dan anda punya kesempatan membunuh si penyerang itu sebelum wanita itu mati? Apakah anda membela diri hanya terbatas  di pintu rumah anda, tetangga, masyarakat, atau negara anda?

Manusia-manusia yang mengasihi Allah memiliki perasaan keadilan, namun bukan berarti tidak memiliki kasih, jika membunuh sesamanya karena keadaan tertentu. Berdiam diri dan tak melakukan apa-apa berarti tidak mengasihi sesamanya.

Sebenarnya, ada tiga sikap etika Kristen mengenai perang. Dipetik dari website Kristen ber judul PERANG (Suatu Sikap Etis Teologi dalam Mengambil Keputusan Terhadap Perang)

  1. Sikap AKTIFISME, berpendapat bahwa orang Kristen terikat oleh kewajiban menaati pemerintahnya dan berpartisipasi dalam setiap peperangan yang dukungan mereka telah dicatat oleh pemerintah.
  2. Sikap PASIFISME, menolak peranan orang Kristen dalam menjadi aparatur negara yakni tentara sehingga mereka menolak tindakan dari tentara karena tugas mereka di dalam arena peperangan tersebut bertolak belakang dengan perintah kasih yang diajarkan Yesus,
  3. Sikap SELEKTIFISME, orang Kristen boleh mengambil bagian dalam perang, yaitu perang yang adil. Orang Kristen harus memperlihatkan bahwa setidaknya sejumlah perang pada prinsipnya adil, yang memperlihatkan pasifisme total itu salah, dan bahwa beberapa peperangan pada prinsipnya tidak adil, dengan demikian memperlihatkan aktivisme itu salah.

Penulis website diatas memberi kesimpulan:

Dari pemaparan diatas, kita bisa melihat tiga sikap etika Kristen mengenai perang, yaitu sikap aktivisme, pasivisme, dan selektivisme. Dalam hal ini ketiga pandangan ini mempunyai kelemahan dan kelebihan didalamnya. Dengan kelebihan dan kelemahan yang ada, sepakat untuk memilih sikap selektivisme terhadap perang. Namun, kita juga harus lebih sepakat lagi kepada “perang harus dihindari”. Sebab, apapun jenis perang tersebut, seluruh umat manusia pasti akan dirugikan.


Dengan demikian para Kristen dan missionaris mereka memakai “DOUBLE STANDARD” dalam menilai perintah perang dan peperangan didalam Al-Qur’an dan didalam hidup Nabi Muhammad SAW. Mereka mencaci pada apa yang ada pada Islam padahal mereka sendiri terlibat pada aktifitas yang serupa.

Lembaran selajutnya kita bahas surat 2:192-192 yang dipakai para Kristen untuk menyerang Al-Qur’an tapi mereka tidak paham tentang ayat-ayat itu sendiri inshaAllah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: