WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

Part 4 -Kyai Haji Saifuddin Ibrahim-Kebodohan dan Kebohongannya (tentang Jihad-Pembelaan Allah)

Original link: http://redaksipetang.blogspot.co.id/2016/07/alasan-kyai-haji-saifuddin-ibrahim-dari.html

Alasan MURTAD Kyai Haji Saifuddin Ibrahim ke 4.

========================================================================2. 2. Ajaran Kuran bertolak belakang dengan Alkitab. 

Ajaran Kuran memberi pola pikir bahwa orang Islam Yesaya 40 ayat 8 Firman Elohim kekal selamanyawajib hukumnya membela agama, membela nabi (Muhammad) dan membela Allah (jihad); kebalikan dari orang Kristen, sebab Alkitab mengajar Tuhan (Adonai) bisa membela dirinya sendiri, bahkan Ia membela orang Kristen.

========================================================================

Sekedar menjelaskan tentang Jihad.

Wikipedia  menjelaskan.

Jihad (English pronunciation: /ɪˈhɑːd/; Arabic: جهاد‎‎ jihād[dʒiˈhæːd]) is an Islamic term referring to the religious duty of Muslims to maintain the religion. In Arabic, the word jihād is a noun meaning the act of “striving, applying oneself, struggling, persevering”

Dalam bahasa Indonesia:

Perkataan jihad itu adalah berasal dari bahasa Arab iaitu dari perkataan jahada, yajhadu, juhdan, atau jahdan atau jihaadan. Maksud jahada ialah bersungguh-sungguh menggunakan tenaga. Arti jihad dari segi bahasa pula ialah bersungguh-sungguh yang termampu mungkin mengumpulkan semua kekuatan tenaga sama ada dalam diri (akal, roh, jiwa, fizikal) mahupun di luar diri (uang, kekayaan, aset dan sebagainya). Itu arti jihad.

Berangkat dari makna dasar, Jihad kemudian dikembangkan menjadi tiga macam:

1. Jihad melawan musuh yang nyata.
2. Jihad melawan setan.
3. Jihad melawan hawa nafsu.

Jadi pengertian JIHAD jauh lebih meluas dibandingkan hanya dengan pembelaan terhadap agama, Nabi dan Allah.


Mantan Kiyai mengatakan:

kebalikan dari orang Kristen, sebab Alkitab mengajar Tuhan (Adonai) bisa membela dirinya sendiri, 


Tanya:

Apa beda ALLAH di Perjanjian Baru dan Lama? Apakah di Perjanjian Lama Allah tidak bisa membela diri sehingga membutuhkan Nabi Musa A.S untuk menaklukkan Fir’aun dan menyelamatkan kaum Yahudi? Allah di Perjanjian Lama bahkan memerintahkan Nabi Musa A.S untuk memerangi dan membunuh mereka yang kembali menyembah patung sapi. APAKAH ANDA AKAN MENGATAKAN ALLAH DARI PARA YAHUDI TIDAK BISA MEMBELA DIRINYA SENDIRI?

Perhatikan petikan dari Bible:

BUNUHLAH SIAPAPUN YANG MENJELEKKAN NAMA TUHANMU
[Imamat 24:10-16] Pada suatu hari datanglah seorang laki-laki, ibunya seorang Israel sedang ayahnya seorang Mesir, di tengah-tengah perkemahan orang Israel; dan orang itu berkelahi dengan seorang Israel di perkemahan. Anak perempuan Israel itu menghujat nama TUHAN dengan mengutuk, lalu dibawalah ia kepada Musa. Nama ibunya ialah Selomit binti Dibri dari suku Dan. Ia dimasukkan dalam tahanan untuk menantikan keputusan sesuai dengan firman TUHAN. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Bawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan dan semua orang yang mendengar haruslah meletakkan tangannya ke atas kepala orang itu, sesudahnya HARUSLAH SELURUH JEMAAT ITU MELONTARI DIA BATU. Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini: Setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri. Siapa yang menghujat nama TUHAN, PASTILAH IA DIHUKUM MATI dan DILONTARI DENGAN BATU OLEH SELURUH JEMAAT ITUd. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah DIHUKUM MATI.

Mengapa Allah di Old Testament memerintahkan para Yahudi untuk menghukum para penghina Tuhan? Apakah anda akan mengatakan Tuhan para Yahudi tidak bisa membela dirinya sendiri?


Mantan Kiyai mengatakan:

bahkan Ia (Allah) membela orang Kristen.


Apakah Allah dari kaum Muslimin tidak membela para Muslim?

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. ( Annur : 55)

Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang musyrik membenci.(As-shaff:9)

Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai. ( At-Taubah : 33 )

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat ( An-Nashr : 1-3 )

Dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman. ( As-Shaff : 13 )

Salah satu bukti. Mereka yang MURTAD dari Islam hanya berdasarkan kebodohan mereka terhadap Islam. Tidak berdasarkan penelitian, riset dan penggalian terhadap ajaran Islam. Melihat cara pak Saifuddin berargumentasi, tidak pantas menyandang gelar KIYAI apa lagi GURU BESAR.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: