WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

Part 1 -Kyai Haji Saifuddin Ibrahim-Kebodohan dan Kebohongannya (Muhammad SAW,Yesus A.S dan peperangan)

Original link: http://redaksipetang.blogspot.co.id/2016/07/alasan-kyai-haji-saifuddin-ibrahim-dari.html

Catatan: Mohon artikel saya ini tidak di tafsirkan sebagai penyerangan terhadap agama lain terutama Kristiani. Artikel ini dibuat untuk memberikan keseimbangan terhadap perilaku seorang teman Kristiani (teman SMA ku) yang gemar menyakiti hati teman Muslim dengan artikel-artikel mendiskreditkan Islam. Aktifitas ibu ini yang terakhir adalah mem-postingkan artikel diatas. Saya sebagai seorang Muslim tidak bisa berpangku tangan karena apa yang di ajukan dalam artikel adalah sangat menggelikan keluar dari seorang yang bergelar “Kiyai Haji”. beberapa dari website Kristiani menggelarkannya “Guru Besar Al Quran Syaifuddin Ibrohim”. WOW!

Artikel-artikel tentang seorang murtad bernama “Kiyai Haji” Saifuddin Ibrahim telah beredar didunia maya beserta nama-nama lain yang mengaku “Mantan” Muslim terdidik yang pernah mengecap pendidikan tinggi ilmu keIslaman. Beberapa diantara mereka tertangkap berbohong karena tidak sama sekali bisa membaca tulisan Arab apa lagi ayat-ayat Al-Qur’an.
Ingat pendeta Pendeta Samuel Hermawan ?
https://indrawibowo.com/2012/07/25/inilah-misionaris-mengaku-murtadin-yang-terbongkar-penipuannya/
Pendeta Yusuf Roni?
http://islamkristen.blogspot.com/2006/05/pendeta-pembohong.html
https://almubayyin.wordpress.com/kristologi/menipu-dengan-mengaku-murtadin/

Pangakuan sebagai seorang MURTAD yang berilmu tinggi dalam ajaran Islam memang sudah menjadi TAKTIK jitu untuk mencuri keimanan para Muslim yang lemah taraf ilmu ke-Islaman mereka.
Bagaimana tentang “Kiyai Haji” atau “Guru Besar Al Quran Syaifuddin Ibrohim”?

Perhatikan pengakuannya terhadap apa yang menyebabkan dia murtad dari Islam.

======================================================================
1. Perbuatan Muhammad [3]
Muhammad 27 kali terjun perang dan lebih dari ratusan kali mengirim pasukan untuk memerangi suku-suku yang lebih lemah. Sebaliknya ajaran Yeshua adalah KASIH. Dalam Perjanjian Baru tidak ada ayat yang membolehkan membunuh. [Muhammad hidup sekitar 600 tahun setelah Yeshua Ha Mashiah].

======================================================================

Komentar:

Terlalu menggelikan bagi seorang KIYAI membandingkan situasi masa kehidupan Nabi Muhammad SAW dengan situasi masa kehidupan Yesus A.S. Membuktikan dia tidak terpelajar sama sekali dalam bidang SEJARAH ISLAM terutama sejarah hidup Nabi Muhammad SAW. Nabi SAW dan Yesus (Isa) A.S mempunya situasi masa hidup bagai bumi dan langit. Muhammad SAW adalah seorang pemimpin negara, seorang presiden, seorang panglima perang. Bagaimana dengan Yesus A.S?

Muhammad SAW dan para muslim mengalami penyiksaan dari kaum Quraish Makkah untuk meninggalkan agama baru yang mereka baru saja dapatkan dari Nabi Muhammad SAW. Para Muslim hijrah ke Madinah bersama Muhammad SAW dan membentuk pemerintahan baru. Kaum Kafir Quraish murka dan menantang perang kaum Muslimin. Perang besar pertama terjadi (perang Badr) dan tidak dapat dihindarkan. Dalam perang Uhud, sekali lagi Nabi Muhammad SAW di perangi kaum Quraish Makkah yang membalas dendam karena dikalahkan dalam perang sebelumnya. Perang Khandak, para Muslimin diserang dua kubu. Kafir Quraish dan Yahudi. Perang Khaibar, Nabi SAW tidak ada opsi lain untuk menyerang benteng Yahudi karena pengkhianatannya bekerja sama dengan para Quraish untuk menyerang Madinah.Perang Mut’ah terjadi karena utusan Nabi Muhammad SAW Harits bin Umair R.A dihadang dan dibunuh. Menurut adat yang berlaku pada saat itu –dan berlaku hingga sekarang- bahwa utusan tidak boleh dibunuh dan kapan saja membunuh utusan, maka berarti menyatakan pengumuman perang.

BAGAIMANA SITUASI SEPERTI INI BISA DIBANDINGKAN DENGAN SITUASI KEHIDUPAN YESUS A.S? Muhammad SAW adalah seorang pemimpin negara, seorang presiden, seorang panglima perang. Bagaimana dengan Yesus A.S?

Perang-perang kecil yang lain, BUKAN UNTUK MENYERANG KAUM LEMAH. Selain permasalahan dalam negeri, pengkhianatan, Psy WAR, para NABI juga mendapatkan perintah dari TUHAN mereka untuk memerangi para PENYEMBAH BERHALA dan para penentang monotheism. Sama dengan perintah ALLAH pada Nabi MUSA A.S. Perhatikan Perjanjian lama anda.

Kitab ULANGAN:
6:14 Janganlah kamu mengikuti allah lain, dari antara allah bangsa-bangsa sekelilingmu, 6:15 sebab TUHAN, Allahmu, o adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi. 6:16 Janganlah kamu mencobai TUHAN, Allahmu, p seperti kamu mencobai Dia di Masa

Dibawah ini Perintah Allah pada Nabi Musa A.S untuk berperang.

Kitab BILANGAN: 31:6 Lalu Musa menyuruh mereka untuk berperang, seribu orang dari tiap-tiap suku, bersama-sama dengan Pinehas, h anak imam Eleazar, untuk berperang, dengan membawa perkakas tempat kudus i dan nafiri-nafiri j pemberi tanda semboyan. 31:7Kemudian berperanglah mereka melawan Midian, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, k lalu membunuh semua laki-laki mereka. l31:8 Selain dari orang-orang yang mati terbunuh itu, merekapun membunuh juga raja-raja Midian, yakni Ewi, Rekem, Zur, Hur dan Reba, m kelima raja Midian, n juga Bileam bin Beor o dibunuh mereka dengan pedang. p31:9Kemudian Israel menawan perempuan-perempuan q Midian dan anak-anak mereka; juga segala hewan, segala ternak dan segenap kekayaan mereka dijarah.

(Tidak ada satu perangpun Nabi Muhammad SAW melakukan segala kekejian seperti yang dilakukan Nabi Musa versi Perjanjian Lama)

Mantan Kiyai mengatakan:  Dalam Perjanjian Baru tidak ada ayat yang membolehkan membunuh.

Solusi apa yang bisa kalian berikan ketika mereka Yesus menggantikan kedudukan Nabi Muhammad atau Nabi Musa A.S pada situasi beliau hidup? Apa yang dilakukan para Kristen ketika Belanda datang menjajah Indonesia ratusan tahun lalu? Sembunyi dalam Rumah? Kalau ada orang jahat memasukki rumah anda dan mengancam kehidupan anggota keluarga, apa yang akan anda lakukan? Apa yang akan anda lakukan ketika musuh menjatuhkan bom pada kota anda?

Berikut beberapa peraturan dalam berperang yang harus dipatuhi oleh umat Muslim ketika berperang melawan musuh: (disarikan dari beberapa hadith).

Dilarang melakukan pengkhianatan jika sudah terjadi kesepakatan damai,
Dilarang membunuh wanita dan anak-anak, kecuali mereka ikut berperang maka boleh diperangi,
Dilarang membunuh orang tua dan orang sakit,
Dilarang membunuh pekerja (orang upahan),
Dilarang mengganggu para biarawan dan tidak membunuh umat yang tengah beribadah.
Dilarang memutilasi mayat musuh,
Dilarang membakar pepohonan, merusak ladang atau kebun,
Dilarang membunuh ternak kecuali untuk dimakan,
Dilarang menghancurkan desa atau kota,

AYAT YANG TIDAK MEMBOLEHKAN PEMBUNUHAN DALAM SITUASI PEPERANGAN ADALAH MENGGELIKAN. ISLAM MENGAJARKAN DAMAI PADA SIAPA SAJA, MELARANG PEMBUNUHAN TERHADAP MEREKA YANG TIDAK BERSALAH TAPI MENGIJINKAN PEMBUNUHAN KETIKA NYAWA ANDA TERANCAM ATAU DIPERANGI.

 

Advertisements

One response to “Part 1 -Kyai Haji Saifuddin Ibrahim-Kebodohan dan Kebohongannya (Muhammad SAW,Yesus A.S dan peperangan)

  1. firman August 16, 2016 at 11:41 am

    emang si saifuddin itu kiay, kok gampang sekali mengatasnamakan kiay?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: