WE DEFEND ISLAM

A topnotch WordPress.com site

Monthly Archives: December 2014

2014 in review

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 550 times in 2014. If it were a cable car, it would take about 9 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Advertisements

KEBIADABAN DI BALIK PENYEBARAN “AJARAN KASIH” (Indonesian)

ISTILAH PAGAN dalam Kristen mencoba meniru kata Gentile dari Yudaisme yang berarti semua orang di luar Yahudi Israel. Sehingga Pagan yang yang dimaksud Kristen adalah semua orang yang tidak mengakui Yesus sebagai juru selamat.

  • Sejak agama Kristen diresmikan tahun 315 M, kuil-kuil kaum Pagan semakin banyak yang dihancurkan oleh pangikut Kristen dan Pendeta mereka pun juga dibunuh. Antara tahun 315 dan abad ke 6 M, ribuan orang-orang Pagan disembelih. Pendeta-pendeta Kristen seperti Mark Arethusa atau Cyrill dari Heliopolis terkenal sebagai “penghancur kuil”.
  • Kaisar Kristen Theodosius (408-450) bahkan membunuh anak-anaknya sendiri karena mereka bermain-main dengan patung-patung Pagan. Menurut penulis Christian Chronicles, kaisar melakukan hal tersebut karena dia berusaha mematuhi seluruh ajaran Kristen.
  • Pada awal abad ke-4 M, filosof Sopratos dihukum mati atas perintah penguasa Kristen.
  • Tahun 415 M, Hypatia dari Alexandria (Hypatia adalah seorang wanita Filsuf dan Ilmuwan Yunani dari Alexandria Mesir, ia juga wanita pertama yang menjadi ahli matematika, yang juga mengajarkan philosophy dan astronomi). Ia hidup pada masa Mesir Roma dan dibunuh oleh masyarakat Kristen Koptic yang menuduhnya sebagai penyebab kekacauan dalam agama. Ia dijuluki sebagai “pembela ilmu pengetahuan yang gagah berani melawan agama”, dan beberapa pendapat para ahli menyatakan, kematiannya menandai akhir dari jaman Hellenistik dan dimulainya jaman kegelapan (The Dark Ages), ia diseret kemudian tubuhnya dipotong-potong oleh orang-orang Kristen yang dipimpin oleh pendeta Peter.
  • Kaisar Karl (Charlemagne) pada tahun 782 M memenggal kepala 4500 orang Saxon, karena mereka tidak mau memeluk agama Kristen.
  • Kaum tani yang tidak mau membayar sumbangan kepada Gereja, dijatuhi hukuman mati. Mereka berjumlah antara 5.000 sampai 11.000 pria, wanita dan anak-anak, dibunuh pada tanggal 27 Mei 1234 dekat Altenesch (Jerman).
  • Abad ke 16 dan 17 M, tercatat puluhan ribu warga Irlandia dibunuh. Pasukan Inggris terjun ke wilayah ini untuk menjinakkan orang-orang Irlandia yang liar. Mereka dianggap tidak lebih dari binatang yang hidup tanpa mengindahkan hukum-hukum Tuhan. Seorang pimpinan tentara Inggris yang terkenal kejam adalah Humphrey Gilbert yang masih bersaudara dengan Sir Walter Raleigh memerintahkan untuk memenggal kepala semua tawanan.
  • Di Semlin dan Wieselburg (Hungaria), pada 12-24 Juni 1096 ribuan orang dibunuh.
  • Dari 9-26 September 1096 sekitar 1.000 orang dibunuh di Nikala, Xerigordon (Turki).
  • Pada tanggal 11 Desember 1098, seribu orang Muslim dibantai di Marra. Di lokasi ini tentara Salib kehabisan makanan, mereka menderita kelaparan, kemudian mereka mengambil daging mayat musuh yang sudah mulai membusuk dan memakannya (Christian Chronicle, Albert Aquensis).
  • Tentara Salib menaklukkan kota Jerusalem pada tanggal 15 Juli1099, lebih dari 60.000 orang dibantai, terdiri dari atas Muslim, Yahudi, laki-laki dan anak-anak. Salah satu saksi mata menyatakan: “Genangan darah manusia di depan Kuil Solomon setinggi pergelangan kaki orang dewasa”.
  • Dalam peperangan Askalon, 12 Agustus 1099, tentara Salib telah membantai 200.000 Muslim dan Yahudi “atas nama Yesus Kristus”.
  • Pembantaian umat Islam yang dilakukan oleh Vlad III atau Vald Draculea (Dracula) antara tahun 1456-1476. Sedangkan untuk menutupi kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Vlad III atau Vlad Dracula, Dunia barat, khususnya Kristen sengaja menciptakan mitos Dracula yang sosok keberadanya antara ada dan tiada. Kekejamannya dianggap hanya buah karya imajinasi Bram Stoker dalam novelnya. Padahal kehidupan nyata Dracula merupakan sejarah kegelapan abad pertengahan di mana diketahui dia telah membantai tidak kurang dari 300.000 umat Islam selama ia berkuasa di Transylvania Rumania.

PEMBUNUHAN TERHADAP ORANG BIDAH (INKUISISI)

Inkuisisi adalah istilah yang digunakan terhadap pengadilan yang diselenggarakan oleh Gereja terhadap pelaku bidah. Undang-undang ini mengandung peraturan-peraturan yang sangat keras. Begitu Gereja Trinitarian menjatuhkan keputusan bersalah, kepada terdakwa dikenakan hukuman berupa: penyiksaan, pembakaran dan pemenggalan kepala.

  • Manichaean adalah salah satu sekte yang dinyatakan bidah dalam Kristen. Sekte ini dibasmi karena melakukan praktek pengendalian kelahiran (KB) yang tidak diajarkan oleh Gereja Katholik. Pembasmian dilakukan seiring kampanye besar-besaran ke seluruh kekaisaran Romawi antara tahun 372 s/d 444. Ribuan orang menjadi korbannya.
  • Albigensians adalah perang yang diniatkan untuk membasmi sesama Kristen, yakni kelompok Cathars. Mereka orang-orang Cathars menganut Kristen dengan baik, tetapi menolak segala peraturan buatan Gereja Katholik Roma, menolak pajak dan menolak larangan pengendalian kelahiran. Awal kekejaman ini terjadi pada masa Paus Innocent III yang memerintahkan untuk membunuh para pengikut Cathars di tahun 1209. Kota Beziers (Perancis), pada tanggal 22 Juni 1209 dihancurkan, semua makhluk hidup di dalamnya dibantai. Jumlah korban menurut catatan sekitar 70.000 manusia, termasuk Katholik yang menolak untuk menyerahkan tetangga dan sahabatnya yang dikategorikan bidah oleh Gereja.
  • Bidah yang lain seperti Waldensians, Paulikians, Runcarians, Josephite dan lain-lain juga dibantai habis. Diperkirakan jumlah korban yang tewas mencapai ratusan ribu orang.
  • John Huss, yang mengkritisi “Papal Infallibility” (Kemustahilan Paus berbuat salah) dan Surat penebusan dosa, dibakar hidup-hidup di tiang pancang pada 1415.
  • Pada masa pemburuan terhadap para penyihir (1484-1750) menurut sejarah modern, ratusan ribu penyihir (80% di antaranya adalah wanita) dibakar hidup-hisup atau digantung. Membakar manusia hidup-hidup adalah bentuk eksekusi yang sangat kejam.Ide pembakaran tukang sihir ini berasal dari Saint Augustine (354-430 M) yang pernah mengatakan, “Orang-orang Pagan, Yahudi dan kaum sesat akan terbakar selamanya di neraka bersama dengan setan, kecuali mereka diselamatkan oleh Gereja Katholik”.

PEMBUNUHAN ATAS NAMA PERANG AGAMA

  • Pada abad ke 15 terjadi atas perintah Gereja, terjadi perang melawan Hussites (pengikut John Huss), ribuan orang tewas dibantai.
  • Tahun 1568, Lembaga Inkuisisi Spanyol memerintahkan pemusnahan 3 juta pemberontak di Belanda dan Spanyol.
  • Tahun 1572, di Perancis 20.000 pengikut Huguenots dibunuh atas perintah Paus Pius V. Hingga abad ke 17, sebanyak 200.000 orang lari menyelamatkan diri. Huguenots adalah anggota Gereja Protestant Reformasi dari Perancis (Calvinists Perancis).
  • Abad ke 17, Katholik membunuh Gaspard de Coligny, seorang pemimpin Protestan. Setelah membunuhnya, mereka kemudian memenggal kepalanya, memutilasi dan membuangnya ke sungai. Tapi kemudian mereka menimbang bahwa tubuh tersebut tidak layak untuk makanan ikan, mereka mengambilnya kembali yang tersisa dan dipancangkan di Mountfaulcon.
  • Abad ke 17, pasukan Katholik menyerang kota Magdeburg (Jerman), 30.000 umat Protestan dibantai. Menurut Friedrich Schiller, “Dalam satu Gereja, 50 wanita ditemukan tewas dibantai, dan bayi-bayi masih menyusu pada ibu-ibu mereka yang sudah tidak bernyawa”. Sepanjang abad ke 17, selama 30 tahun perang antara Katholik vs Protestan, sedikitnya 40% populasi kota dibunuh, sebagian besar di Jerman.

PEMBUNUHAN TERHADAP YAHUDI

  •  Pada pertengahan abad ke-4 M, Sinagog pertama dihancurkan atas perintah Uskup Dertona. Sedangkan Sinagog pertama yang dibakar, berada di dekat sungai Efrat atas perintah Uskup Kallinikon pada tahun 388 M.
  • Pada tahun 694 M, keputusan dari 17 Dewan Gereja di Toledo, membolehkan orang-orang Yahudi untuk diperbudak, barang milik mereka disita, dan anak-anakmereka dibaptis dengan paksa.
  • Uskup Limoges dari Perancis, pada tahun 1010 menetapkan bahwa penduduk yang beragama Yahudi yang tidak mau beralih agama ke agama Kristen, harus diusir dan dibunuh.
  • Perang Salib I, 12.000 orang Yahudi dibantai pada tahun 1096. Tempatnya adalah sebagai berikut: (Jerman) Worms, Mainz, Cologne, Neuss, Altenahr, Wevelinghoven, Xanten, Moers, Dortmund, Kerpen, Trier, Regensburg, Prag dan Metz (Perancis).
  • Pada tahun 1348, dua ribu orang Yahudi dibunuh di Bassel (Swiss) dan Strassbourg.
  • Tahun 1349 di Praha, 3000 orang Yahudi dibunuh, dan pada tahun 1391 Yahudi Seville dibantai di bawah pimpinan Kardinal Martines. Sebanyak 4.000 orang Yahudi dihabisi dan 25.000 dijual sebagai budak.
  • Pada tahun 1492, saat Colombus (anggota Freemason) berlayar untuk menaklukkan “Dunia Baru” (benua Amerika), lebih dari 150.000 Yahudi diusir dari Spanyol, lebih dari setengahnya mati di perjalanan.
  • Tahun 1648, pembantaian Chmielnitzki, sekitar 200.000 Yahudi dibantai di Polandia.

PEMUSNAHAN MASSAL PENDUDUK ASLI DI WILAYAH JAJAHAN

  • Sebelum kedatangan orang Inggris, orang-orang Indian di bagian barat Abenaki (New Hampshire) dan Vermont berjumlah lebih adri 12.000 orang.Dan kurang dari separuh abad, penduduk asli yang tersisa hanya sekitar 250 orang.
  • Suku Indian Pocumtuck berjumlah lebih dari 18.000 orang, dan beberapa tahun kemudian jumlah mereka tinggal 920 orang.
  • Suku Quiripi-Unquachog berjumlah 30.000, tetapi beberapa tahun kemudian jumlah mereka hanya tersisa 1.500 orang.
  • Suku Indian di Massachusetts berjumlah 44.000 orang, akan tetapi beberapa waktu kemudian jumlah mereka menyusut drastis hingga tersisa 6.000 orang saja.
  • Di Sand Creek, Colorado pada 29 November 1864, Kolonel John Chivington yang juga seorang Pendeta Gereja Methodist telah membantai 600 orang Indian Cheyenne. Kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.
  • Lebih dari 150.000.000 jiwa suku Indian (penduduk asli benua Amerika) dibantai oleh para penjajah dari Eropa pada periode tahun 1500-1900, dan dari merekayang masih bertahan hidup tidak luput dari kekerasan, perlakuan buruk dan perbudakan.

Berikut adalah komentar dan catatan sejarah tentang kebiadaban bangsa-bangsa Eropa di “Benua Baru” (Amerika):

“Orang-orang Eropa (penjajah) sangat senang mencari bentuk-bentuk kekejaman yang tidak lazim terhadap penduduk asli. Mereka membuat tiang gantung panjang yang tinggi, cukup tinggi untuk menjaga kaki tidak menyentuh tanah dan tetap tergantung. Mereka menggantung 13 orang penduduk asli sekaligus sebagai penghormatan kepada Sang Juru Selamat Kristus dan 12 Rasul. Kemudian mereka membungkus tubuh orang Indian yang mereka gantung itu dengan jerami dan membakarnya hidup-hidup”.

“Orang kristen Spanyol memotong lengan mereka, kaki atau pinggul atau memukul kepala-kepala mereka seperti penjagal yang memotong hewan yang akan dijual ke pasar. Enam ratus orang, termasuk suku Cacique, dibunuh dengan kejam seperti binatang liar. Vasco de Balboa bahkan memesan empat puluh dari mereka dan dijadikan makanan anjing-anjing”.

“Lalu bangsa Eropa mengalihkan perhatian mereka ke bangsa Mexico dan Amerika tengah. Penyembelihan pun dimulai. Kota yang sangat indah Tenochitln (Mexico) menjadi sasaran selanjutnya”.

“Pada tahun 1703 secara formalitas menyatakan kepada Gubernur Massachusetts bahwa pendatang baru (kolonis) akan memberikan uang untuk membeli alat yang dibutuhkan berupa kereta anjing besar untuk menangkap orang-orang Indian seperti mereka melakukan hal tersebut kepada beruang”.

BENCANA KEMANUSIAAN AKIBAT KOLONIALISME

Tak terhitung lagi jumlah korban manusia yang diakibatkan oleh nafsu serakah bangsa-bangsa Barat untuk menguasai dan menguras harta kekayaan bangsa yang dijajah oleh mereka. Indonesia adalah salah satu contohnya, selama kurang lebih 350 tahun bangsa ini diperas habis oleh bangsa-bangsa dari Barat (Jepang hanya sempat menguasai Indonesia kurang lebih 3 tahun). Puluhan bahkan sangat mungkin ratusan juta jiwa warga pribumi dibantai demi mewujudkan semboyan dari para penjajah tersebut yaitu, G3 :Glory (Kemenangan), Gold (menguras habis kekayaan alam) dan Gospel (menyebarkan agama Kristen).

KEJAHATAN KEMANUSIAAN GEREJA ABAD KE-20

  • Pada tahun 1942-1943 ada beberapa tempat pembantaian di Croasia yang dikelola oleh Katholik Ustasha di bawah pimpinan Diktator Ante Paveli. Dia mempraktekkan Katholik dan pengikut setia Paus. Ante Paveli juga menyediakan tempat pembantaian khusus untuk anak-anak. Di antara kamp pembantaian di kota kecil tersebut ada tempat pembantaian yang terburuk yang dikenal dengan nama Jasenovak. Kamp ini dikelola oleh para Pastor Franciscan dari Gereja Orthodok Serbia. Jumlah korban pembantaian mereka diperkirakan berjumlah antara 300.000 sampai 600.000 orang.

Pada tahun 1994 di Rwanda (Afrika) terjadi konflik antara suku Hutu dan suku Tutsi. Dan pada 10 oktober 1996 dalam siaran radio S2 Aktuell (Jerman), menyiarkan berita sebagai berikut:

“Gereja Anglican dan Pastor serta suster dari gereja Katholik dicurigai mempunyai keterkaitan penting dalam pembunuhan-pembunuhan yang terjadi di Rwanda. Dalam waktu hanya beberapa bulan para Pastor berhasil mempengaruhi pemikiran masyarakat di Kigali, ibukota Rwanda, sehingga masyarakat menjadi beringas dan brutal, penuh kebencian.Pastor kepala di Gereja Holly Family melegalkan pembunuhan terhadap suku Tutsi dengan cara brutal.

Mereka dilaporkan bersekongkol dengan gerombolan milisi Hutu dalam melakukan penyembelihan terhadap orang-orang Tutsi yang mencari perlindungan di gerejanya.Bahkan dua tahun setelah terjadinya pembunuhan besar-besaran tersebut, umat Katholik tidak bisa melupakan keterlibatan para Pastor dalam pembantaian di depan salib Yesus di ruang gereja. Tidak heran jika umat Katholik tetap menolak menginjakkan kaki di gereja itu. Lebih parah lagi, ternyata tidak ada satupun gereja di Rwanda yang tidak menjadi tempat pembantaian terhadap para pengungsi suku Tutsi, baik wanita, anak-anak dan orang tua.

Menurut para saksi mata, para Pastor menyerahkan orang-orang suku Tutsi yang mencari perlindungan di gereja mereka kepada milisi Hutu untuk dibantai. Di dalam hubungan dengan kejadian ini tercatat dua orang suster Benedictine melarikan diri ke biara Belgia untuk menghindari penuntutan. Menurut korban yang selamat, satu di antara suster Benedictine itu memanggil algojo-algojo Hutu dan membawa mereka ke tempat persembunyian ribuan suku Tutsi yang mencari perlindungan di biara.

Para pengungsi itu diseret ke luar dari biara dan setibanya di gerbang biara, mereka disembelih di hadapan suster Benedictine itu.Dan suster itu menyaksikan pembantaian tersebut tanpa ekspresi.Suster yang lain menyiapkan bensin yang digunakan untuk menyalakan api dan membakar korbannya hidup-hidup”.

Pembantian Muslim Bosnia, Cechnya, Somalia, tak terhitung jumlah korbannya.

NOTE:

Jika anda sempat membaca rujukan yang saya sarankan di bawah ini, khsusnya artikel berjudul PERBANDINGAN JUMLAH KORBAN PERANG ISLAM DAN PERANG KRISTEN, maka akan anda dapati betapa signifikannya perbandingan jumlah “korban perang” atas nama agama yang terpaka dilakukan oleh Nabi Muhammad saw dan seluruh pasukannya selama 23 tahun masa kerasulan beliau, dengan “PEMBANTAIAN” selama berabad-abad oleh umat kristen atas nama Yesus Kristus!

ASTAGHFIRULLAH!

[Sumber: mujahiddin.com | Islam Menjawab Fitnah]

PERINTAH “BUNUH!” DALAM ALKITAB (Indonesian)

BUNUHLAH PENGIKUT AGAMA LAIN
[Ulangan 13:6-11] Apabila saudaramu laki-laki, anak ibumu, atau anakmu laki-laki atau anakmu perempuan atau isterimu sendiri atau sahabat karibmu membujuk engkau diam-diam, katanya: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak dikenal olehmu ataupun oleh nenek moyangmu, salah satu allah bangsa-bangsa sekelilingmu, baik yang dekat kepadamu maupun yang jauh dari padamu, dari ujung bumi ke ujung bumi, maka janganlah engkau mengalah kepadanya dan janganlah mendengarkan dia. JANGANLAH ENGKAU MERASA SAYANG KEPADANYA, JANGANLAH ENGKAU MENGASIHI DIA dan janganlah menutupi salahnya, TETAPI BUNUHLAH DIA! Pertama-tama tanganmu sendirilah yang bergerak untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat. Engkau harus MELEMPARI DIA DENGAN BATU, sehingga MATI, karena ia telah berikhtiar menyesatkan engkau dari pada TUHAN, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. Maka seluruh orang Israel akan mendengar dan menjadi takut, sehingga mereka tidak akan melakukan lagi perbuatan jahat seperti itu di tengah-tengahmu.

[Ulangan 17:2-5] “Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya, dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu; dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel, maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar ke pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu HARUS KAU LEMPARI DENGAN BATU SAMPAI MATI.

BUNUHLAH ISTRIMU DI MALAM PENGANTIN JIKA DIA TIDAK PERAWAN
[Ulangan 22:20-21] “Tetapi jika tuduhan itu benar dan tidak didapati tanda-tanda keperawanan pada si gadis pada malam pernikahan, maka haruslah si gadis dibawa ke luar ke depan pintu rumah ayahnya, dan orang-orang sekotanya haruslah melempari dia dengan batu, SEHINGGA MATI–sebab dia telah menodai orang Israel dengan bersundal di rumah ayahnya. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.”

BUNUHLAH MANUSIA YANG TIDAK MENDENGARKAN PERKATAAN IMAM
[Ulangan 17:12] “Orang yang berlaku terlalu berani dengan tidak mendengarkan perkataan imam yang berdiri di sana sebagai pelayan TUHAN, Allahmu, ataupun perkataan hakim, MAKA ORANG ITU HARUS MATI. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari antara orang Israel..”

BUNUHLAH PARANORMAL
[Keluaran 22:18] “Seorang ahli sihir perempuan JANGANLAH ENGKAU BIARKAN HIDUP”.

BUNUHLAH PARA WARIA
[Imamat 20:13] “Bila seorang laki-laki tidur dengan laki-laki secara orang bersetubuh dengan perempuan, jadi keduanya melakukan suatu kekejian, pastilah MEREKA DIHUKUM MATI dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”

BUNUHLAH PARA PERAMAL
[Imamat 20:27] “Apabila seorang laki-laki atau perempuan dirasuk arwah atau roh peramal, PASTILAH MEREKA DIHUKUM MATI, yakni mereka harus dilontari dengan batu dan darah mereka tertimpa kepada mereka sendiri.”

BUNUHLAH ANAK YANG MEMUKUL ORANG TUANYA
[Keluaran 21:15] “Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia DIHUKUM MATI..”

HUKUMAN MATI BAGI YANG MENYUMPAHI ORANG TUANYA
[Amsal 20:20] “Siapa mengutuki ayah atau ibunya, PELITANYA AKAN PADAM pada waktu gelap.”

[Imamat 20:9] “Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah IA DIHUKUM MATI; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.”

BUNUHLAH MANUSIA YANG MAIN SERONG
[Imamat 20:10] “Bila seorang laki-laki berzinah dengan isteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, PASTILAH KEDUANYA DIHUKUM MATI, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu.”

BAKAR ANAK GADIS YANG MELAKUKAN HUBUNGAN SEKS SEBELUM NIKAH
[Imamat 21:9] “Apabila anak perempuan seorang imam membiarkan kehormatannya dilanggar dengan bersundal, maka ia melanggar kekudusan ayahnya, dan IA HARUS DIBAKAR DENGAN API..

BANTAILAH MANUSIA YANG BERAGAMA LAIN
[Keluaran 22:20] “Siapa yang mempersembahkan korban kepada allah kecuali kepada TUHAN sendiri, HARUSLAH IA DITUMPAS”

BANTAILAH YANG TIDAK PERCAYA TUHAN
[2 Tawarikh 15:12-13] “Setiap orang, baik anak-anak atau orang dewasa, baik laki-laki atau perempuan, yang tidak mencari TUHAN, Allah Israel, HARUS DIHUKUM MATI.”

BUNUHLAH ANAKAMU JIKA DIA MENGAKU SEBAGAI NABI
[Zakharia 13:3] “Dan apabila seseorang masih tampil sebagai nabi, maka ayahnya dan ibunya, yang telah memperanakkan dia, akan berkata kepadanya: Janganlah engkau hidup lagi, sebab yang kaukatakan demi nama TUHAN itu adalah dusta! Lalu ayahnya dan ibunya, yang telah memperanakkan dia, AKAN MENIKAM DIA pada waktu ia bernubuat.”

BUNUHLAH NABI/PEMIMPIM AGAMA LAIN
[Ulangan 13:1-5] Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpin, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. TUHAN, Allahmu, harus kamu ikuti, kamu harus takut akan Dia, kamu harus berpegang pada perintah-Nya, suara-Nya harus kamu dengarkan, kepada-Nya harus kamu berbakti dan berpaut. Nabi atau pemimpi itu HARUSLAH DIHUKUM MATI, karena ia telah mengajak murtad terhadap TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan–dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dijalani. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.

[Ulangan 18:20-22] Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, NABI ITU HARUS MATI. Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? Apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.”

BUNUHLAH SELURUH ISI KOTA JIKA DITEMUKAN 1 ORANG SAJA YANG BERAGAMA LAIN
[Ulangan 13:13-18] Ada orang-orang dursila tampil dari tengah-tengahmu, yang telah menyesatkan penduduk kota mereka dengan berkata: Mari kita berbakti kepada allah lain yang tidak kamu kenal, maka haruslah engkau memeriksa, menyelidiki dan menanyakan baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di tengah-tengahmu, maka BUNUHLAH dengan mata pedang penduduk kota itu, dan TUMPASLAH dengan mata pedang kota itu serta segala isinya dan hewannya. Seluruh jarahan harus kaukumpulkan di tengah-tengah lapangan dan harus kaubakar habis kota dengan seluruh jarahan itu sebagai korban bakaran yang lengkap bagi TUHAN, Allahmu. Semuanya itu akan tetap menjadi timbunan puing untuk selamanya dan tidak akan dibangun kembali. Dari barang-barang yang dikhususkan itu janganlah apapun melekat pada tanganmu, supaya TUHAN berhenti dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu, mengasihani engkau dan membuat jumlahmu banyak, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu. Sebab dengan demikian engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, untuk berpegang pada segala perintah-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, dengan melakukan apa yang benar di mata TUHAN, Allahmu.”

BUNUHLAH SIAPAPUN YANG MENJELEKKAN NAMA TUHANMU
[Imamat 24:10-16] Pada suatu hari datanglah seorang laki-laki, ibunya seorang Israel sedang ayahnya seorang Mesir, di tengah-tengah perkemahan orang Israel; dan orang itu berkelahi dengan seorang Israel di perkemahan. Anak perempuan Israel itu menghujat nama TUHAN dengan mengutuk, lalu dibawalah ia kepada Musa. Nama ibunya ialah Selomit binti Dibri dari suku Dan. Ia dimasukkan dalam tahanan untuk menantikan keputusan sesuai dengan firman TUHAN. Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Bawalah orang yang mengutuk itu ke luar perkemahan dan semua orang yang mendengar haruslah meletakkan tangannya ke atas kepala orang itu, sesudahnya HARUSLAH SELURUH JEMAAT ITU MELONTARI DIA BATU. Engkau harus mengatakan kepada orang Israel, begini: Setiap orang yang mengutuki Allah harus menanggung kesalahannya sendiri. Siapa yang menghujat nama TUHAN, PASTILAH IA DIHUKUM MATI dan DILONTARI DENGAN BATU OLEH SELURUH JEMAAT ITUd. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah DIHUKUM MATI.

WARIA HARUS DIHUKUM MATI
[Roma 1:27] Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

BUNUHLAH SEORANG YANG MEMASUKI RUANGAN SUCI TABERNAKEL
[Bilangan 1:51] Apabila berangkat, Kemah Suci harus dibongkar oleh orang Lewi, dan apabila berkemah, Kemah Suci harus dipasang oleh mereka; sedang orang awam yang mendekat HARUS DIHUKUM MATI.

BUNUHLAH MANUSIA YANG BEKERJA PADA HARI MINGGU
[Keluaran 31:14-15] Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, ORANG ITU HARUS DILENYAPKAN dari antara bangsanya. Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, PASTILAH IA DIHUKUM MATI.

BUNUHLAH ANAK-ANAK YANG MENGEJEK
[2 Raja-raja 2:23-24] Elisa pergi dari sana ke Betel. Dan sedang ia mendaki, maka keluarlah anak-anak dari kota itu, lalu mencemoohkan dia serta berseru kepadanya: “Naiklah botak, naiklah botak!” Lalu berpalinglah ia ke belakang, dan ketika ia melihat mereka, DIKUTUKNYALAH MEREKA demi nama TUHAN. Maka keluarlah dua ekor beruang dari hutan, lalu MENCABIK-CABIK dari mereka EMPAT PULUH DUA ORANG ANAK.

TUHAN MEMBUNUH KARENA PENASARAN
[1Samuel 6:19-20] Dan IA MEMBUNUH BEBERAPA ORANG BET-SEMES, karena mereka melihat ke dalam tabut TUHAN; Ia membunuh tujuh puluh orang dari rakyat itu. Rakyat itu berkabung, karena TUHAN MENGHAJAR MEREKA dengan dahsyatnya. Dan orang-orang Bet-Semes berkata: “Siapakah yang tahan berdiri di hadapan TUHAN, Allah yang kudus ini ? Kepada siapakah Ia akan berangkat meninggalkan kita?”

BUNUHLAH, TUHAN MEMBUNUH PENGIKUTNYA YANG BAIK HANYA KARENA TELEDOR
[2 Samuel 6:6-7] Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Nakhon, maka Uza mengulurkan tangannya kepada tabut Allah itu, lalu memegangnya, karena lembu-lembu itu tergelincir. Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu ALLAH MEMBUNUH DIA di sana karena keteledorannya itu; ia mati di sana dekat tabut Allah itu.

AJARAN UNTUK MEMBANTAI
[Yesaya 14:21] ‘Dirikanlah BAGI ANAK-ANAK TEMPAT PEMBANTAIAN , oleh KARENA KESALAHAN NENEK MOYANG MEREKA , supaya mereka jangan bangun dan menduduki bumi dan memenuhi dunia dengan kota-kota.”

PELOPOR UTAMA AJARAN MUTILASI DARI AJARAN KASIH
[Hakim-Hakim 19:29) “Sesampai di rumah, diambilnyalah pisau, dipegangnyalah mayat gundiknya, dipotong-potongnya menurut tulang-tulangnya menjadi dua belas potongan, lalu dikirimnya ke seluruh daerah orang Israel.

[Sumber: Islam Membantah Fitnah]

THE STONING PUNISHMENT IN JUDAISM (OLD TESTAMENT)

One day you will find the Christians of other non-Muslims claim that the STONING punishment only practiced by Muslim.

NO, THEY ARE WRONG.

THIS IS THE STONING PUNISHMENT IN JUDAISM OR IN THE OLD TESTAMENT.

Leviticus 20:27
“‘A man or woman who is a medium or spiritist among you must be put to death. You are to STONE them; their blood will be on their own heads.’”

Leviticus 24:16
anyone who blasphemes the name of the Lord is to be put to death. The entire assembly must STONE them. Whether foreigner or native-born, when they blaspheme the Name they are to be put to death.

Numbers 15:36
So the assembly took him outside the camp and STONED HIM TO DEATH , as the Lord commanded Moses.

Deuteronomy 17:5
take the man or woman who has done this evil deed to your city gate and STONE THAN PERSON TO DEATH.

Deuteronomy 22:21
she shall be brought to the door of her father’s house and there the men of her town shall STONED HER TO DEATH. She has done an outrageous thing in Israel by being promiscuous while still in her father’s house. You must purge the evil from among you.

Deuteronomy 22:24
you shall take both of them to the gate of that town and STONED THEM TO DEATH —the young woman because she was in a town and did not scream for help, and the man because he violated another man’s wife. You must purge the evil from among you.

1 Kings 12:18
King Rehoboam sent out Adoniram, who was in charge of forced labor, but all Israel STONED HIM TO DEATH . King Rehoboam, however, managed to get into his chariot and escape to Jerusalem.

1 Kings 21:10
But seat two scoundrels opposite him and have them bring charges that he has cursed both God and the king. Then take him out and STONE HIM TO DEATH .

1 Kings 21:13
Then two scoundrels came and sat opposite him and brought charges against Naboth before the people, saying, “Naboth has cursed both God and the king.” So they took him outside the city and STONE HIM TO DEATH.

1 Kings 21:14
Then they sent word to Jezebel: “Naboth has been STONED TO DEATH.”

1 Kings 21:15
As soon as Jezebel heard that Naboth had been STONED TO DEATH, she said to Ahab, “Get up and take possession of the vineyard of Naboth the Jezreelite that he refused to sell you. He is no longer alive, but dead.”

2 Chronicles 10:18
King Rehoboam sent out Adoniram, who was in charge of forced labor, but the Israelites STONE HIM TO DEATH. King Rehoboam, however, managed to get into his chariot and escape to Jerusalem.

2 Chronicles 24:21 But they plotted against him, and by order of the king they STONE HIM TO DEATH in the courtyard of the Lord’s temple.

Hebrews 12:20
because they could not bear what was commanded: “If even an animal touches the mountain, it must be STONED TO DEATH.”

THERE IS NO STONING TO THE ANIMAL IN ISLAM, BUT YOU CAN FIND IT IN JUDAISM.
ANIMAL CAN’T THINK. WHY DO YOU PEOPLE STONE IT?

Exodus 21:28
“If a bull gores a man or woman to death, the bull is to be STONED TO DEATH, and its meat must not be eaten. But the owner of the bull will not be held responsible.

Exodus 21:29
If, however, the bull has had the habit of goring and the owner has been warned but has not kept it penned up and it kills a man or woman, the bull is to be STONED and its owner also is to be put to death.

STONING A BULL?

Hebrews 12:20
because they could not bear what was commanded: “If even an animal touches the mountain, it must be STONED TO DEATH.”

STONING ANIMAL????